Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Pagi Ini Menghijau, Indeks Hang Seng Turun Tipis

KAMIS, 29 MEI 2025 | 10:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia-Pasifik pada perdagangan Kamis pagi, 29 Mei 2025, dibuka menguat. 

Pasar menyambut gembira keputusan pengadilan federal Amerika Serikat (AS) yang menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump telah melampaui batas wewenangnya dalam menerapkan tarif "resiprokal" terhadap lebih dari 180 negara dan kawasan pada April lalu.

Putusan ini menambah tekanan terhadap kebijakan perdagangan Trump dan memicu aksi beli di pasar global.


Indeks ASX 200 Australia  menguat sebesar 0,12 persen. Indeks berlanjut turun tipis 0,04 persen di posisi 8,393,9. 

Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka menguat 0,78 persen. Kosdaq naik 0,44 persen. 

Indeks Nikkei 225, Jepang dibuka menanjak 1,18 persen, lalu melaju 1,19 persen atau 447,69 poin ke 38.170,09. 

Indeks Topix meningkat 0,79 persen.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun tipis 0,08% di posisi 23.240,71. Indeks Shanghai Composite, China naik tipis 0,01% di posisi 3.340,4.

Dikutip dari Dimsumdaily, indeks Hang Seng Hong Kong dibuka melemah 17 poin, atau turun 0,07 persen dan berada di level 23.240. 

Indeks Perusahaan Nasional Hong Kong turun 9 poin, atau 0,11 persen, menjadi 8.434 poin, sementara Indeks Teknologi naik 2 poin, naik 0,05 persen, mencapai 5.177 poin.

Saham Tencent naik 0,4 persen, sedangkan Alibaba dan Meituan sama-sama turun 0,3 persen. 

Saham keuangan menunjukkan hasil yang beragam, dengan HSBC turun 0,3 persen dan saham Bursa Efek Hong Kong naik 0,2 persen.

Di sektor otomotif, saham BYD turun 1,2 pesen, NIO naik 0,8 persen, dan XPeng stabil.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya