Berita

DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa/Ist

Bisnis

Diplomasi Maritim Indonesia Makin Naik Kelas Lewat IMW 2025

KAMIS, 29 MEI 2025 | 04:49 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Rangkaian Kegiatan Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 di Jakarta pada 26–28 Mei 2025 menandai babak baru dalam transformasi strategi kemaritiman Indonesia.

Hal itu ditegaskan pengamat maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Center (ISC), DR. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa dalam keterangannya yang diterima redaksi, Rabu malam, 28 Mei 2025.

Menurutnya, gelaran yang mengusung tema “Asia’s Maritime Leadership: Connectivity, Sustainability, and Digitalization” ini bukan sekadar pameran teknologi dan diskusi bisnis, tetapi juga ajang diplomasi regulatif yang memperlihatkan keseriusan Indonesia mewujudkan visinya sebagai poros maritim dunia.


“IMW 2025 adalah pernyataan strategis Indonesia untuk memperkuat posisi kepemimpinannya di kawasan. Dengan kehadiran Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) Arsenio Dominguez dalam IMW 2025, menunjukkan pengakuan internasional terhadap kepemimpinan Indonesia. Diplomasi maritim kita sedang naik kelas,” ujar Capt. Hakeng.

Lanjut dia, dari sudut pandang pembangunan nasional, IMW 2025 memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi.

“Kita sedang membangun kembali infrastruktur kebijakan maritim yang lebih inklusif dan resilien,” ucapnya seraya menekankan bahwa IMW 2025 juga bisa sebagai sarana diplomasi soft power maritim Indonesia di Asia Tenggara.

“Indonesia punya posisi geostrategis di jalur perdagangan utama dunia, seperti Selat Malaka dan Laut Cina Selatan. Kekuatan kita terletak pada kapasitas menjadi penyeimbang kawasan,” jelas Capt. Hakeng.

Ia mengingatkan bahwa dalam konteks ini, diskusi tentang pelabuhan pintar, keamanan laut, dan digitalisasi sistem pelabuhan menjadi kunci.

Sambungnya, Indonesia harus cakap bersaing dan berkolaborasi dengan negara-negara seperti Tiongkok, India, dan Jepang.

IMW 2025 menyediakan ruang untuk memainkan peran tersebut secara konstruktif, dengan menampilkan solusi maritim yang tak hanya adaptif, tetapi juga proaktif terhadap disrupsi global.

Aspek strategis lainnya dari IMW 2025 adalah upaya memperkuat ekosistem triple helix: industri, akademisi, dan pemerintah.

Masih kata dia, gelaran ini juga membuka ruang diskusi lintas sektor dan negara yang memungkinkan pertukaran pengetahuan dan pengembangan teknologi maritim nasional.

“Inilah ruang epistemik baru bagi Indonesia untuk mempercepat lompatan teknologi, seperti kapal berbahan bakar alternatif, sistem navigasi pintar, dan integrasi data pelabuhan,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya