Berita

Diskusi publik bertajuk "Potret Nyata 100 Hari Kinerja Pramono-Rano" di Taman Benyamin Sueb, Jakarta Timur, Rabu, 28 Mei 2025/Ist

Nusantara

100 Hari Kerja

SKPD dan BUMD Realisasikan 40 Program Unggulan Pramono-Rano

KAMIS, 29 MEI 2025 | 00:38 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pada 30 Mei 2025, genap 100 hari duet Gubernur Pramono Anung-Wagub Rano Karno memimpin Jakarta. Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan yang diusung PDIP ini tancap gas. 

Mereka meracik gebrakan demi menjawab keluh kesah warga dengan solusi nyata.

Koordinator Relawan Pramono Anung-Rano Karno (Pranko) for Jakarta, Zulfikar menilai Pramono-Rano Bersama seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara bertahap sudah merealisasikan 40 program percepatan (quick wins) dalam 100 hari kerja.


"Program yang sudah direalisasikan antara lain aktivasi taman, menambah jam operasional perpustakaan, job fair, dan pengerukan sungai untuk pengendalian banjir," kata Zulfikar dalam diskusi publik bertajuk "Potret Nyata 100 Hari Kinerja Pramono-Rano" di Taman Benyamin Sueb, Jakarta Timur, Rabu, 28 Mei 2025.

Diskusi yang digelar Pranko for Jakarta itu dibuka oleh Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim, menghadirkan narasumber Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta Iin Mutmainah.

Berikutnya Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Happy Djarot, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo, dan Seko Jakarta Timur Eka Darmawan.

Selama 100 hari Pramono-Rano, menurut Zulfikar, BP BUMD yang dipimpin Syaefuloh Hidayat terlihat gerak cepat mensukseskan program unggulan, seperti transportasi umum gratis bagi 15 golongan, Jakarta International Stadium (JIS) sebagai markas Persija, peningkatan cakupan layanan air bersih, dan berbagai program lainnya, yang semuanya memberikan kemanfaatan bagi warga Jakarta.

"Program lain yang sangat dirasakan manfaatnya adalah pemutakhiran data KJP dan KJMU sinkronisasi menuju Program Sekolah Gratis," pungkas Zulfikar.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya