Berita

Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi/Istimewa

Politik

Tuding PDIP dan BG Biang Fitnah Kasus Judol, Budi Arie Harus Segera Klarifikasi

RABU, 28 MEI 2025 | 17:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Beredarnya rekaman suara yang diduga mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, yang membantah keras keterlibatannya dalam kasus judi online (judol), menunjukkan ada persoalan serius dalam komunikasi publik para menteri Kabinet Merah Putih.

Dalam rekaman tersebut, suara yang diduga Budi Arie malah menuding ada ulah PDIP dan Menko Polkam Budi Gunawan di balik masifnya pemberitaan tentang keterlibatan dirinya dalam kasus judol.

“Lagi-lagi, ini soal komunikasi. Sampai kapan masalah komunikasi ini terus menghantui pemerintahan Pak Prabowo?” kata analis komunikasi politik, Hendri Satrio, kepada wartawan, Rabu 27 Mei 2025.


Untuk itu, sosok yang akrab disapa Hensat ini menyarankan Budi Arie segera melakukan klarifikasi ke publik. Hal ini perlu dilakukan untuk meredam spekulasi yang beredar saat ini sebelum menjadi liar dan melebar ke mana-mana.

“Minimal Budi Arie keluar dan bilang, ‘Itu bukan saya.’ Karena suara itu jelas banget dianggap mirip Budi Arie. Kalau benar, ini serius. PDI Perjuangan adalah partai pemenang tiga kali berturut-turut, dan Budi Gunawan adalah Menko di Kabinet Merah Putih. Kalau dibiarkan, ini bisa mengganggu harmoni politik,” tegas Hensat.

Dia menambahkan, dugaan keterlibatan Budi Arie ini pun akan menjadi hambatan bagi program-program Prabowo. Terlebih lagi, Budi Arie kini menjabat sebagai Menteri Koperasi, di mana salah satu program Prabowo yaitu Koperasi Desa Merah Putih segera diluncurkan.

“Jika PDIP sampai melaporkan ini ke Bareskrim Polri, ini menurut saya terlihat bahwa PDI Perjuangan meyakini itu merupakan suara Budi Arie,” tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya