Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/Repro

Dunia

Prabowo Siap Akui Israel, Asalkan Palestina Merdeka

RABU, 28 MEI 2025 | 13:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengakui Israel sebagai negara berdaulat serta membuka hubungan diplomatik, dengan satu syarat utama yakni Palestina harus terlebih dahulu meraih kemerdekaan.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam konferensi pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 28 Mei 2025.

Prabowo menjelaskan bahwa salah satu topik penting dalam pembicaraannya dengan Macron adalah komitmen kedua negara untuk menyelesaikan konflik Palestina.


Prabowo menyatakan dukungan penuh Indonesia terhadap rencana Prancis dan Arab Saudi yang akan menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pada Juni mendatang. 

Prabowo menjelaskan bahwa tujuan utama KTT sejalan dengan upaya Indonesia mendorong solusi dua negara (Two-State Solution) guna mewujudkan perdamaian di kawasan Timur Tengah.

“Di berbagai tempat, di berbagai fora, saya sampaikan sikap Indonesia bahwa Indonesia memandang hanya penyelesaian Two State Solution, kemerdekaan bagi bangsa Palestina merupakan satu-satunya jalan untuk mencapai perdamaian yang benar,” tegasnya.

Namun Prabowo juga menyatakan bahwa di samping memperjuangkan kemerdekaan Palestina, Indonesia mengakui hak Israel untuk berdiri sebagai negara yang berdaulat.

“Tapi di samping itu pun, saya tegaskan bahwa kita juga harus mengakui dan menjamin hak Israel untuk berdiri sebagai negara yang berdaulat dan negara yang harus juga diperhatikan dan dijamin keamanannya,” ujarnya.

Dengan jelas, Prabowo menyampaikan posisi Indonesia yang siap mengakui Israel bahkan menjalin hubungan diplomatik dengan mereka setelah Palestina mendapat kemerdekaannya.

“Indonesia sudah menyampaikan begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel," tegas Prabowo.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya