Berita

Foto ilustrasi (Dok. TNI)

Pertahanan

9 Perwira Digeser Jadi Staf Khusus KSAD, 8 Pangkat Brigjen

RABU, 28 MEI 2025 | 13:05 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak sembilan perwira tinggi dimutasi menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Mereka termasuk 177 perwira yang masuk daftar mutasi.

Mutasi berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan Baru Di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Surat ditandatangani Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto antara lain memperhatikan hasil sidang Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) tanggal 29 April 2025.


"Apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya," demikian bunyi salinan surat.

Dari total 117 perwira yang dimutasi terdiri atas 47 Pati TNI AD, 30 Pati TNI AL, dan 40 Pati TNI AU. Adapun sembilan perwira TNI AD yang dimutasi menjadi Staf Khusus KSAD terdiri dari satu orang berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) atau Jenderal Bintang 2, dan delapan pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) atau Jenderal Bintang 1.

Berikut sembilan perwira AD yang digeser menjadi Staf Khusus KSAD.

1. Mayjen Herianto Syahputra, dari Pa Sahli Tk.III KSAD Bid. Jahpers menjadi Staf Khusus KSAD.
2. Brigjen Joko Setyo Kurniawan, dari Pa Sahli Tk.II KSAD Bid. LH menjadi Staf Khusus KSAD.
3. Brigjen Edy Rochmatullah, dari Waaster KSAD Bid. Ren dan Puanter menjadi Staf Khusus KSAD.
4. Brigjen Yudhi Prasetiyo, dari Aspotwil Kaskogabwilhan III menjadi Staf Khusus KSAD.
5. Brigjen Rudy Mohamad Ramdhan dari Kapok Sahli Bais TNI menjadi Staf Khusus KSAD.
6. Brigjen Dody Muhtar Taufik, dari Wadan PMPP TNI menjadi Staf Khusus KSAD.
7. Brigjen Heru Langlang Buana, dari Dirdik Akademi TNI menjadi Staf Khusus KSAD.
8. Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, dari Asops Kaskogabilhan menjadi Staf Khusus KSAD.
9. Brigjen Togu Parmonangan, dari Danpusdiktif Pussenif menjadi Staf Khusus KSAD.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya