Berita

Simulasi penanganan kebakaran di Gedung Merah Putih KPK/RMOL

Hukum

Simulasi Kebakaran

Pegawai KPK Berhamburan ke Luar Gedung, Alarm Berbunyi Nyaring

RABU, 28 MEI 2025 | 11:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ratusan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhamburan ke luar dari Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu, 28 Mei 2024.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, alarm kebakaran di Gedung Merah Putih berbunyi sekitar pukul 10.20 WIB. Sontak, ratusan pegawai langsung ke luar area Gedung Merah Putih menuju titik kumpul yang berada di depan gedung.

Terlihat asap berwarna merah ke luar dari lantai 5. Tak lama kemudian, datang 1 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta.


Ketika mobil pemadam kebakaran itu bersiap-siap, kembali datang 2 unit mobil pemadam kebakaran, termasuk Bronto Skylift 104 meter juga dikerahkan dan langsung bergegas melakukan pemadaman. Sekitar 30 menit kemudian pemadaman diakhiri.

Rangkaian tersebut merupakan simulasi kebakaran yang dilakukan KPK bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Biro Umum KPK, Tomi Murtomo mengatakan, simulasi kebakaran ini dilakukan untuk meningkatkan kepedulian dan pegawai terhadap situasi kedaruratan, khususnya kebakaran.

"Ini adalah SOP standar, terima kasih atas partisipasinya, mungkin kita akan melakukan ini minimal setahun sekali untuk melatih awareness dalam kondisi darurat, seperti kebakaran, gempa. Ini untuk melatih sense of emergency kita," kata Tomi.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syamsul Huda menyebut tujuan simulasi untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh sumber daya manusia (SDM), termasuk memastikan peralatan-peralatan yang ada di Gedung Merah Putih KPK berfungsi dengan baik.

"Syukur alhamdulillah sama-sama kita lihat bahwa semua sudah berfungsi dengan baik," kata Syamsul.

Syamsul mengingatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya pemilik gedung dan manajemen memastikan berbagai hal dalam penanggulangan bencana.

"Pastikan kemampuan tenaga kedaruratan, termasuk kegiatan yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran ataupun kedaruratan lainnya. Kemampuan mereka harus tetap diasah setiap hari karena namanya keselamatan itu hal utama," terang Syamsul.

"Yang kedua memastikan seluruh proteksi di gedung ini berjalan baik. Ketiga, pastikan tim kedaruratan ini bisa menjalankan atau langsung terjun apabila terjadi kebakaran. Karena tahap awal itu yang paling utama, ada istilah 5 menit api itu bisa dikendalikan," tutup Syamsul.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya