Berita

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu pada Selasa, 27 Mei 2025/Ist

Politik

Wapres Gibran dan Sultan Pantau Pengerukan Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu

RABU, 28 MEI 2025 | 03:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan B Najamudin melakukan peninjauan langsung pengerukan pelabuhan Pulau Baai Bengkulu bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada Selasa, 27 Mei 2025.

Mantan wakil Gubernur Bengkulu itu terlihat tiba bersama Wapres Gibran di Bandara Fatmawati Bengkulu pada pukul 14.40 WIB sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.

"Kami sangat memahami dan prihatin dengan bencana alam dan persoalan sosial masyarakat di Bengkulu saat ini. Alhamdulillah hari ini kami bersama Mas Wapres tadi secara khusus membahas persoalan penanganan Korban Gempa bumi dan masalah pendangkalan pelabuhan Pulau Baai yang menyebabkan bermacam persoalan ekonomi di Bengkulu," ujar Sultan kepada awak media.


Menurut Sultan, salah satu pendangkalan pelabuhan Pulau Baai adalah terjadi kelangkaan BBM di hampir semua daerah di Bengkulu. 

“Jadi kehadiran kami bersama Mas Wapres adalah untuk memastikan proses pengerukan segera tuntas,” tegasnya.

"Dalam situasi seperti ini, kami harap agar masyarakat tetap tenang dan tidak perlu panik. Pemerintah sedang menyiapkan langkah-langkah serius untuk memastikan pasokan BBM di Bengkulu kembali normal," jelas dia.

Kedua tokoh muda nasional itu lantas segera meninjau secara langsung antrean panjang kendaraan setelah melakukan rapat terbatas bersama Gubernur dan forkopimda provinsi Bengkulu di PT Pelindo II Bengkulu di atas Kapal Bunga Rafflesia.

"Kami bersama para senator lainnya akan terus memantau perkembangan perbaikan pelabuhan Pulau Baai ini. Termasuk juga nanti akan mengunjungi dan melihat langsung penanganan korban bencana gempa bumi di posko pengungsian," tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya