Berita

Kader Pemuda Katolik Kabupaten Bekasi/Ist

Nusantara

Pemuda Katolik Kabupaten Bekasi Siapkan Program Buat Masyarakat Luas

RABU, 28 MEI 2025 | 01:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemuda Katolik Kabupaten Bekasi harus menjadi organisasi kader yang terbuka, inklusif, dan aktif dalam menjawab tantangan sosial di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Bekasi periode 2025–2028, Arsenius Bagas Wicaksono saat menyelenggarakan kegiatan Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) 2025 dan Musyawarah Komisariat Cabang (MUSKOMCAB) II yang berlangsung di Ruang Rapat Stadion Wibawa Mukti, Tribun Timur. 

"Saya mengajak seluruh kader untuk terus berkarya dan melayani demi Gereja dan Tanah Air,” kata Arsenius dalam keterangan resmi yang diterima redaksi pada Selasa, 27 Mei 2025.


Arsenius yang menggantikan Eko Damianus Simbolon yang telah menuntaskan masa kepemimpinannya. 

Adapun proses pemilihan berlangsung secara demokratis melalui sidang pleno yang dipimpin oleh presidium terpilih.

Sementara itu, Ketua Demisioner Pemuda Katolik Kabupaten Bekasi, Eko Damianus Simbolon, mengapresiasi semangat kepada seluruh peserta dan jajaran pengurus baru.

“Selamat kepada ketua dan pengurus terpilih. Semoga program-program yang akan dijalankan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, serta selalu mengedepankan kepentingan umum,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa eksistensi Pemuda Katolik Kabupaten Bekasi sudah baik dan cukup dikenal di kalangan masyarakat luas.

“Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Bekasi secara eksternal sudah cukup baik dan dikenal berbagai kalangan. Tetap jaga komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan dan OKP di Kabupaten Bekasi, serta terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan Gereja dan mendukung kebijakan publik yang berpihak pada masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, Kasi Pengembangan Pemuda Disbudpora Kabupaten Bekasi, Ajuwarman mengapresiasi pelaksanaan MAPENTA dan MUSKOMCAB yang terus menekankan pentingnya keberadaan organisasi kepemudaan seperti Pemuda Katolik.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Eksistensi organisasi kepemudaan penting untuk kemaslahatan umat. Orang muda juga perlu terlibat dalam pelestarian budaya sebagai bentuk menjaga identitas nasional. Kami mendorong Pemuda Katolik untuk mendaftarkan diri secara resmi ke Disbudpora dan Kesbangpol,” pungkas Ajuwarman.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya