Berita

Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir/RMOL

Politik

Usulan Penambahan Usia Pensiun ASN Sebaiknya Disesuaikan dengan Kemampuan Negara

SELASA, 27 MEI 2025 | 15:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Usulan penambahan usia pensiun ASN, dari sebelumnya 60 tahun jadi 70 tahun, diminta dikaji lebih matang dan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan negara.

Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir mengatakan, usulan tersebut baik, namun perlu memperhatikan kondisi ekonomi dan kemampuan negara dalam menopang para pekerja.

“Sah-sah saja ada usulannya, tapi kan harus juga disesuaikan dengan kemampuan negara. Bagaimana dengan ekonomi kita, ya kan?” ucap Adies Kadir di Gedung Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Mei 2025.


“Ekonomi kita ini kan juga sekarang lagi berjuang untuk mencapai pertumbuhan target Presiden 8 persen pada 2029. Ini kan juga target yang cukup berat,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Adies, pemerintah perlu berhati-hati dalam pengelolaan keuangan negara. Terlebih program efisiensi anggaran akan dilanjutkan pada tahun depan.

“Nah, ini kan yang perlu dihitung apakah penambahan usia itu tidak mengganggu target-target dari pemerintah dan lain sebagainya. Jadi ini perlu lebih banyak kajian dan harus betul-betul dipelajari secara cermat,” ujarnya.

Menurutnya, usulan tersebut belum urgen diterapkan lantaran kondisi ekonomi penuh dengan ketidakpastian.

“Kalau masa sekarang memang harus pencermatan yang lebih teliti lagi,” ucap Legislator dari fraksi Golkar ini.

“Intinya adalah, sesuaikan dengan keuangan negara, itu saja. Kalau negara siap ya monggo-monggo saja, tapi dengan situasi negara yang keuangannya juga masih membutuhkan di tempat-tempat yang lain yang lebih banyak lagi, ya mungkin ini bisa ditahan dulu,” tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya