Berita

Indonesia bertemu China di putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C/PSSI

Sepak Bola

China Tak Peduli Indonesia Andalkan Banyak Pemain Naturalisasi

SELASA, 27 MEI 2025 | 13:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dominasi pemain diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia tak membuat kubu China cemas. Mereka justru percaya diri akan bisa mengulang hasil yang diraih pada pertemuan pertama di Qingdao, China, pada 15 Oktober 2024 lalu.

Kiper Timnas China, Wang Dalei, menegaskan bahwa siapapun lawannya sama saja. Dia mengingatkan bahwa China mampu mengalahkan Indonesia 2-1 di putaran pertama meski ada pemain naturalisasi.

"Sebenarnya, saat menghadapi lawan mana pun, kecuali tim China, semuanya adalah pemain asing. Jadi kami tidak terlalu memikirkan naturalisasi, karena kami juga menang atas pemain naturalisasi Indonesia di pertandingan pertama di kandang sendiri," ucap Wang Dalei, dikutip dari Sohu, Selasa 27 Mei 2025.


Wang memastikan akan fokus kepada tim sendiri. Sebab, ia sadar kalau China merupakan tim terlemah di Grup C, melihat situasi di klasemen.

"Tentu saja, kami harus memulai dari diri sendiri dan tetap tenang, karena kami masih tim yang lemah. Saya pikir kami masih harus berjuang dan menunjukkan kemampuan di lapangan," imbuhnya. 

Indonesia akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dalam matchday 9 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis malam, 5 Juni 2025. China berada di dasar klasemen dengan 6 poin dan Indonesia di posisi keempat dengan 9 poin.

Pelatih Patrick Kluivert telah memanggil 19 pemain naturalisasi dari total 32 pemain untuk melakukan persiapan di Bali.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya