Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Trump Media Siapkan Dana Rp48 Triliun untuk Investasi Kripto

SELASA, 27 MEI 2025 | 10:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan media sosial milik Presiden AS Donald Trump, Trump Media & Technology Group, dikabarkan sedang berusaha mengumpulkan dana sekitar 3 miliar Dolar AS (sekitar Rp48 triliun) untuk berinvestasi di mata uang kripto seperti Bitcoin.

Laporan ini pertama kali dimuat oleh Financial Times pada Senin, 26 Mei 2025, mengutip sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Menurut laporan itu, Trump Media berencana menghimpun 2 miliar Dolar AS dalam bentuk ekuitas (saham baru), dan 1 miliar Dolar AS lagi melalui obligasi konversi (surat utang yang bisa diubah jadi saham).


Namun, Financial Times juga mencatat bahwa rencana ini masih bisa berubah tergantung kondisi dan strategi perusahaan.

Saat diminta komentar mengenai laporan tersebut oleh Reuters, Trump Media justru mengatakan Reuters dan Financial Times sebagai media "berita palsu".

Masih menurut Financial Times, pengumuman resmi soal penggalangan dana ini kemungkinan akan dilakukan menjelang pertemuan besar para investor dan pendukung kripto minggu ini. Wakil Presiden AS JD Vance, serta dua putra Trump, Donald Jr. dan Eric Trump, dijadwalkan akan hadir dan berbicara di acara tersebut.

Trump Media, yang merupakan perusahaan di balik platform media sosial Truth Social, saat ini tengah menjajaki peluang merger dan akuisisi. Tujuannya adalah diversifikasi ke layanan keuangan, termasuk investasi berbasis kripto.

Bulan lalu, perusahaan ini mengumumkan rencana kerja sama untuk meluncurkan produk investasi ritel, seperti kripto dan exchange-traded funds (ETF) yang sejalan dengan kebijakan "America First" ala Trump.

Namun, langkah ini juga menarik perhatian dan pengawasan dari otoritas etika dan regulator pemerintah AS.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya