Berita

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya terpilih, Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari/RMOLJabar

Politik

Resmi Menang Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, Cecep-Asep Lega

SELASA, 27 MEI 2025 | 09:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti kediaman Cecep Nurul Yakin di Perumahan Andalusia, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Senin malam, 26 Mei 2025.

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya terpilih, Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari, menggelar sujud syukur sebagai bentuk rasa terima kasih setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Tasikmalaya.

Momen penuh emosional itu turut dihadiri sejumlah pengurus dan perwakilan partai politik pengusung, seperti Gerindra, PPP, Demokrat, dan PKS.


Ekspresi kelegaan tampak jelas saat Cecep dan Asep berpelukan menyambut putusan MK yang mengukuhkan mereka sebagai pemenang Pilkada.

Dalam sidang yang digelar pada Senin siang, MK memutuskan menolak permohonan sengketa yang diajukan pasangan calon nomor urut 01, Iwan Saputra-Dede Muksit Aly, serta pasangan nomor urut 03, Ai Diantani-Iip Miptahul Paoz.

Permohonan mereka dianggap tidak memenuhi syarat kedudukan hukum (legal standing) sebagaimana diatur dalam Pasal 158 ayat (2) huruf d Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

"Alhamdulillah, kami menyaksikan langsung jalannya sidang Mahkamah Konstitusi sejak pukul 13.30 WIB. Pada pukul 14.36, putusan dibacakan dan kami sangat bersyukur atas hasil ini," Kata Cecep dikutip dari RMOLJabar.

Cecep mengatakan, putusan MK merupakan bentuk pengakuan atas legitimasi demokrasi yang telah dijalani, termasuk pelaksanaan PSU yang berlangsung secara terbuka dan sesuai aturan.

"Seluruh tahapan, mulai dari Pilkada, proses sengketa, PSU, hingga sidang MK, telah kami lalui dengan penuh tanggung jawab dan transparansi," lanjutnya.

Dengan berakhirnya proses hukum, pasangan Cecep-Asep kini resmi melangkah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya terpilih untuk periode mendatang.

Cecep juga menyinggung tantangan yang harus segera dihadapi, seperti pembangunan infrastruktur dan penanganan dampak cuaca ekstrem.

"Kita memiliki pekerjaan rumah besar, terutama dalam bidang infrastruktur. Selain itu, cuaca ekstrem akhir-akhir ini memicu bencana seperti longsor, banjir, dan pergeseran tanah. Ini harus segera ditangani," pungkas Cecep.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya