Berita

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi/RMOL

Politik

MPSI Dorong Aparat Penegak Hukum Segera Periksa Budi Arie

SELASA, 27 MEI 2025 | 04:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tuntutan agar mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi diproses hukum dalam kasus judi online (judol) terus disuarakan berbagai kalangan.

Direktur Merah Putih Stratejik Institut (MPSI), Noor Azhari menilai, peran Budi Arie dalam mengendalikan judol di bekas kementerian yang dipimpinnya sangat dominan.

“Kami sangat mengapresiasi keteguhan jaksa dalam mengurai benang kusut proteksi terhadap bisnis judi online. Ini adalah langkah maju dalam penegakan hukum yang objektif dan sistematis,” kata Direktur MPSI Noor Azhari dalam keterangannya, Senin malam, 26 Mei 2025.


Dalam tuntutan jaksa, disebutkan adanya pembagian keuntungan dari proteksi situs judol. Budi Arie pun disebut menerima bagian paling besar.

“Pembagian untuk terdakwa II Adhi Kismanto sebesar 20 persen, terdakwa I Zulkarnaen Apriliantony sebesar 30 persen, dan untuk saudara Budi Arie Setiadi sebesar 50 persen dari keseluruhan website yang dijaga,” ujar Noor, mengutip tuntutan tersebut.

Ia menyebut, fakta ini seharusnya jadi dasar kuat bagi penegak hukum untuk segera memproses Budi Arie. Noor juga mempertanyakan kenapa situs judol masih marak, padahal secara teknis Kominfo bisa memblokir seluruh akses.

“Secara teknis, Kominfo mampu blokir semua situs judi online. Tapi kenapa masih marak? Apakah karena Budi Arie masih punya kuasa memproteksi tayangan-tayangan judi itu? Sudah saatnya aparat penegak hukum segera periksa Budi Arie,” pungkas Noor.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya