Berita

Komisi Pemilihan Umum (KPU), Yulianto Sudrajat/RMOL

Politik

Anggaran Pemda Cair, PSU Pilkada Papua dan Boven Digoel Siap Berjalan

SELASA, 27 MEI 2025 | 02:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Provinsi Papua dan Kabupaten Boven Digoel dipastikan bakal berjalan lancar. 

Kelancaran itu tentunya didukung anggaran yang telah dicairkan pemerintah daerah (pemda).

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Yulianto Sudrajat, dalam jumpa pers di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 23 Mei 2025.


Ia menjelaskan, Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan PSU untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Papua 2024, serta pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Boven Digoel 2024, telah siap dijalankan KPU.

Drajat memastikan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), telah disetujui pemerintah daerah.

"Khususnya di Provinsi Papua Induk dan kemudian di Boven Digoel, terkait dengan persoalan anggaran, alhamdulillah semua sudah melakukan addendum untuk nota hibah daerah," ujar dia.

Oleh karena itu, mantan Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah ini memastikan, khusus di dua daerah yang akan melaksanakan PSU atas putusan MK terhadap total 24 daerah beberapa waktu lalu, tak ada lagi permasalahan anggaran.

"Teman-teman KPU Provinsi Papua dan juga teman-teman KPU Boven Digoel yang dibantu oleh KPU Provinsi Papua Selatan selesai," ucapnya.

"Dan perkembangan tahapan untuk di KPU Provinsi Papua Induk saat ini juga sudah memasuki masa kampanye ya, di mana nanti hari H-nya akan diselenggarakan di tanggal 6 Agustus," demikian Drajat menambahkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya