Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS Sukamta/RMOL

Politik

Buntut Diplomat Ditembaki, DPR Ajak Dunia Tekan Israel!

SENIN, 26 MEI 2025 | 10:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI mengecam tindakan keji tentara Israel yang melakukan penembakan peringatan terhadap para diplomat Eropa yang sedang melakukan kunjungan resmi di Kota Jenin, Tepi Barat, Palestina, pada Rabu 21 Mei 2025. 

Menurut Anggota Komisi I DPR RI Sukamta, tindakan keterlaluan Zionis itu memicu kemarahan dunia internasional, termasuk negara-negara Barat. 

“DPR RI mendesak dunia memberi tekanan terhadap Israel,” kata Sukamta kepada wartawan, Senin 26 Mei 2025. 


Sukamta menilai kebrutalan Israel yang semakin menunjukkan karakter dan sifat aslinya sama sekali tidak mempedulikan manusia dan bangsa lain. Pasalnya, rombongan diplomat dari Eropa yang berjumlah sekitar 30 orang ditembaki oleh tentara Israel. 

“Dunia harus terus memberi tekanan kepada Israel dengan berbagai cara agar menghentikan aksi-aksi tak berperadaban dan tak berperikemanusiaannya,” kata Sukamta. 

Ketua Badan Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri DPP PKS ini menyebut bahwa para diplomat itu dilindungi oleh hukum internasional, di antaranya Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hubungan Diplomatik dan Konvensi Wina tahun 1963 tentang Pelindungan Konsuler. 

“Israel telah melanggar Konvensi tahun 1961 Pasal 29,” sesal lulusan Doktoral dari Manchester, Inggris itu. 

Sebab, kata Sukamta, diplomat harus dilindungi dari segala bentuk kekerasan dan harus diperlakukan dengan hormat.

Lebih jauh, Sukamta menyatakan bahwa sudah banyak sekali hukum internasional yang dilanggar Israel, seperti konvensi keempat Jenewa dan Statuta Roma. Mulai dari larangan menyerang warga sipil, larangan menyerang rumah sakit, larangan menyerang jurnalis, larangan memblokade Gaza yang menyebabkan kelaparan, dan lainnya.

“Karena itu dunia perlu membuat aksi nyata bersama menyelamatkan Bangsa Palestina di Gaza dan Tepi barat. Harus ada terobosan-terobosan yang massif dan extraordinary, untuk menghentikan kejahatan Israel” pungkas Sukamta.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya