Berita

Tentara Israel/Net

Dunia

Israel Kuasai 77 Persen Wilayah Gaza, Korban Tewas Tembus 53.900 Orang

SENIN, 26 MEI 2025 | 09:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Media pemerintah Gaza menyatakan bahwa tentara Israel kini telah menguasai lebih dari 77 persen wilayah Jalur Gaza. 

Pernyataan ini disampaikan melalui laporan Anadolu Agency yang mengutip pernyataan resmi kantor media pemerintah setempat pada Senin, 26 Mei 2025.

“Data lapangan dan analisis yang terverifikasi menunjukkan bahwa pasukan pendudukan Israel kini secara efektif menguasai sekitar 77 persen dari total wilayah geografis Gaza,” demikian isi pernyataan tersebut.


Penguasaan ini dilakukan melalui serangan darat langsung, penempatan pasukan di area permukiman sipil, hingga memaksa warga Palestina meninggalkan tanah mereka dengan tembakan intensif atau evakuasi paksa.

Pemerintah Gaza dengan keras mengecam rencana Israel yang mereka sebut sebagai pemindahan massal, pembersihan etnis, genosida sistematis, dan kolonialisme pemukim dengan kekerasan di bawah kedok pengepungan dan perang terbuka yang menargetkan manusia dan infrastruktur.

“Kami memegang Israel dan para pendukungnya, termasuk AS, Inggris, Jerman, dan Prancis, sepenuhnya bertanggung jawab atas kejahatan genosida di Gaza," tulis media pemerintah.

Sementara itu, media Israel Israel Hayom pada Kamis, 23 Mei 2024 melaporkan bahwa tentara Israel memang merencanakan untuk menguasai 70-75 persen wilayah Gaza dalam waktu hampir tiga bulan, sebagai bagian dari kampanye militer yang diperluas.

Sejak Oktober 2023, Israel terus melancarkan serangan brutal di Gaza meski mendapat desakan internasional untuk melakukan gencatan senjata. Lebih dari 53.900 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dilaporkan telah tewas.

Sorotan internasional juga semakin tajam. November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. 

Tak hanya itu, Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait dugaan kejahatan perang terhadap warga sipil tak bersenjata.

Para pemimpin Eropa, termasuk dari Inggris, Jerman, dan Prancis, didesak untuk tidak hanya berhenti pada pernyataan, tetapi juga mengambil langkah konkret dalam menekan Israel menghentikan serangannya. 

Di sisi lain, pemerintahan AS tetap mendapat kritik keras karena dinilai mendukung Israel secara militer dan diplomatik.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya