Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Trump Tunda Tarif 50 Persen untuk UE hingga Juli

SENIN, 26 MEI 2025 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk memperpanjang batas waktu pemberlakuan tarif 50 persen untuk Uni Eropa (UE) hingga 9 Juli mendatang.

Keputusan tersebut disampaikan Presiden AS Donald Trump pada Minggu, 25 Mei 2025 setelah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Komisi UE Ursula von der Leyen.

"Kami telah melakukan panggilan telepon yang sangat bagus dan saya setuju untuk memindahkannya," kata Trump kepada wartawan di Bandara Morristown di New Jersey dalam perjalanan kembali ke Washington, dikutip dari Bloomberg.


Pernyataan serupa disampaikan von der Leyen dalam sebuah posting di X.

"Eropa siap untuk memajukan pembicaraan dengan cepat dan tegas, tetapi kesepakatan yang baik akan membutuhkan waktu hingga 9 Juli," ungkapnya.

9 Juli merupakan tanggal berakhirnya jeda 90 hari Trump atas apa yang disebut tarif timbal baliknya.

Sebelumnya Trump mengancam akan mengenakan tarif sebesar 50 persen pada UE mulai 1 Juni setelah mengeluh bahwa blok tersebut berjalan lambat dalam negosiasi dan secara tidak adil menargetkan perusahaan-perusahaan AS dengan tuntutan hukum dan peraturan.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya