Berita

Jenazah seorang pemuda di area persawahan, Gandus, Palembang pada Minggu siang, 25 Mei 2025/Ist

Nusantara

Seorang Pemuda di Palembang Tewas Tersetrum saat Cari Belut

SENIN, 26 MEI 2025 | 05:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Warga Jalan Lettu Karim Kadir, Kecamatan Gandus, Palembang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di area persawahan pada Minggu siang, 25 Mei 2025.

Korban diketahui bernama Dwi Anton Wijaya (20), yang tewas diduga akibat tersetrum saat mencari belut.

Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di lumpur, dengan senter masih terpasang di kepala dan alat setrum di tangannya. Penemuan mayat itu pertama kali dilaporkan oleh warga yang hendak menggarap sawah di lokasi kejadian.


"Saat warga hendak menggarap sawah, mereka melihat ada tubuh tertelungkup. Di tangannya masih memegang alat setrum, dan senter masih di kepala," ujar Ketua RT setempat, Ahmad Rozi dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Senin, 26 Mei 2025.

Ia menjelaskan, korban memang kerap mencari belut menggunakan alat setrum di sekitar lokasi. Diduga kuat, korban tersengat aliran listrik dari alat tersebut hingga menyebabkan kematian.

Panit 3 SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Yudi Saputra, membenarkan bahwa alat setrum ditemukan di sekitar jenazah, dan terdapat luka kecil di bagian pelipis korban. Dari keterangan keluarga, korban berangkat mencari belut bersama seorang keponakannya.

"Mereka berangkat berdua, namun korban menyuruh keponakannya menunggu di pondok. Keponakannya mengira korban sudah pulang lebih dulu saat ia tertidur, padahal korban masih di sawah," jelas Ipda Yudi.

Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk kepentingan autopsi. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kejadian ini.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya