Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, M. Hanif Dhakiri/Parlementaria
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, M. Hanif Dhakiri/Parlementaria
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR, M. Hanif Dhakiri, menilai isu ini bukan sekadar urusan bisnis antarperusahaan, melainkan menyangkut kepentingan strategis nasional, nasib jutaan pekerja digital, serta arah masa depan ekonomi Indonesia.
“Merger ini bukan sekadar penggabungan dua korporasi besar. Ia berpotensi mengubah struktur pasar digital secara signifikan. Negara harus hadir mengatur, mengawasi, dan melindungi, bukan sekadar jadi penonton,” ujar Hanif dalam keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Minggu, 25 Mei 2025.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15
UPDATE
Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12
Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07
Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19
Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10