Berita

Presiden PKS Ahmad Syaikhu/Ist

Politik

PKS Dorong Prabowo Tolak Kerja Sama dengan Israel

MINGGU, 25 MEI 2025 | 09:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak segala bentuk hubungan dengan Israel.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu menegaskan hal ini sebagai bagian dari amanat konstitusi dan solidaritas global untuk menegakkan hukum internasional.

"PKS mendorong pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina dan tidak menjalin kerja sama apa pun dengan negara penjajah Israel," kata Ahmad Syaikhu lewat keterangan resminya, Minggu 25 Mei 2025.


PKS juga mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera mengadakan pertemuan darurat guna membahas pengiriman pasukan perdamaian ke Palestina serta pembukaan paksa blokade zionis agar bantuan makanan dan obat-obatan bisa tersalurkan sepenuhnya.

Selain itu, PKS mengapresiasi langkah parlemen Uni Eropa yang mulai meninjau ulang kerja sama dengan Israel. PKS juga menyambut baik sikap Inggris, Prancis, dan Kanada yang berkomitmen mengevaluasi hubungan perdagangan dengan Israel dan mengakui kedaulatan Palestina. 

"PKS menyerukan negara-negara di Barat, Dunia Selatan, Dunia Islam, dan Timur Tengah untuk mengambil langkah serupa," tegasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Syaikhu menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk memboikot produk yang mendukung penjajahan Israel serta memberikan dukungan materiil dan moril kepada rakyat Palestina.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa menggerakkan hati para pemimpin bangsa di dunia untuk berjuang turut serta mendukung Palestina, dan menjadikan kita semua tetap istiqamah membela Saudara-saudara kita di Gaza, Palestina," tutup Ahmad Syaikhu.




Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya