Berita

Banjir bandang menerjang pesisir Australia/Reuters

Dunia

Banjir Bandang Terjang Pesisir Australia: Empat Tewas, Puluhan Ribu Terisolasi

SABTU, 24 MEI 2025 | 22:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Banjir bandang menghantam pesisir timur Australia sejak awal pekan ini. Hingga Jumat 23 Mei 2025, bencana ini telah merenggut sedikitnya empat korban jiwa dan menyebabkan puluhan ribu warga terisolasi.

New South Wales (NSW) sendiri dilaporkan menjadi negara bagian paling terdampak banjir.

Mengutip The Independent Sabtu 24 Mei 2025, layanan darurat kini tengah mengkaji dampak kerusakan di wilayah pantai NSW yang terdampak paling parah. 


Di kawasan tersebut, air bah tak hanya menelan rumah-rumah, tapi juga menghanyutkan hewan ternak dan memutus pasokan air bersih.

Setidaknya 10 ribu properti dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir. Pada Jumat, kondisi banjir dilaporkan berangsur membaik.

"Namun, sekitar 50 ribu warga masih berada di wilayah yang terisolasi banjir,"bunyi laporan tersebut, mengutip otoritas setempat.

Bencana ini juga menyebabkan lebih dari 100 sekolah terpaksa ditutup sementara, serta ribuan rumah kehilangan pasokan listrik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Australia terus dihantam cuaca ekstrem yang semakin menjadi-jadi. Setelah mengalami kekeringan hebat dan kebakaran hutan di akhir dekade lalu, kini banjir datang berulang sejak 2021.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya