Berita

Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Pemenangan Pemilu Provinsi Jawa Barat, Idris Sandiya/Ist

Politik

Idris Sandiya: Perlu Revolusi Besar untuk Besarkan Nasdem Kota Bekasi

SABTU, 24 MEI 2025 | 18:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perlu revoluasi besar-besaran pada semua level untuk mewujudkan keberhasilan Partai Nasdem. Tidak terkecuali, bagi pengurus DPD Partai Nasdem Kota Bekasi.

Demikian disampaikan Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Pemenangan Pemilu Provinsi Jawa Barat, Idris Sandiya dalam pelantikan pengurus DPD Nasdem Kota Bekasi, Sabtu 24 Mei 2025.

Hal itu disampaikan Idris, mengingat Partai Nasdem Kota Bekasi belum pernah mendapatkan kursi DPRD Kota sejak Pemilu 2014.


“Kita ini harus melakukan revolusi besar untuk memperbaiki Partai Nasdem di Kota Bekasi ini,” ujar Idris.

Lebih lanjut, Idris juga mengingatkan kepada seluruh pengurus DPD Nasdem Kota Bekasi untuk melakukan koreksi internal secara mendalam agar partai bisa bangkit dan berkembang.

“Suka atau tidak suka, kita memang harus melakukan koreksi internal secara mendalam, tentunya bukan untuk mencari siapa yang benar dan siapa yang salah, melainkan agar Nasdem ke depan bisa berkembang,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Idris juga menegaskan bahwa untuk membesarkan Nasdem di Kota Bekasi diperlukan 5 langkah nyata.

“Untuk menjemput dan mempersiapkan keberhasilan Nasdem Kota Bekasi, paling tidak diperlukan 5 langkah nyata yang nantinya harus dijalankan oleh jajaran kepengurusan DPD Nasdem Kota Bekasi ke depan," tuturnya. 

"Yaitu, rekrutmen kader terbaik, penguatan struktur partai, pembentukan simpul-simpul partai, menguatkan eksistensi partai, dan membangun semangat self of belonging,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya