Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Publika

Saat Subsidi Rumah Dikebut

SABTU, 24 MEI 2025 | 09:42 WIB | OLEH: SALAMUDDIN DAENG

KENAIKAN pembangunan perumahan subsidi Tapera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembangunan Perumahan) tahun 2025 sangat luar biasa. Pencapaian ini didorong oleh semangat untuk merealisasikan pembangunan tiga juta rumah yang merupakan program utama Presiden Prabowo. 

Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait selaku Ketua Komite Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) tancap gas di gigi empat. Alhasil kenaikan penyaluran Tapera FLPP kuartal I/2025 terbesar sepanjang sejarah pembangunan perumahan di tanah air. 

Penyaluran Tapera FLPP melesat cepat dengan kecepatan  di atas 100 km per jam pada kuartal I/2025 yakni sebanyak 53874 rumah berhasil disalurkan. 


Sementara pada kuartal I/2024 penyaluran Tapera FLPP hanya mencapai  5387 rumah. Dengan demikian maka kenaikan penyaluran rumah subsidi oleh Tapera FLPP naik 1173,92 persen. Wow! 

Sejak dibentuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) dan selanjutnya  Menteri PKP dilantik, tampak perubahan pola penyaluran Tapera FLPP. Menteri PKP langsung melakukan berbagai gerakan di antaranya mengalokasikan secara langsung FLPP subsidi kepada yang berhak. 

Tampak sekali pola semacam ini efektif menjangkau sasaran Masyarakat Berpendapatan Rendah (MBR) dibandingkan jika semua urusan MBR yang layak ditangani pengembang dan bank penyalur Tapera FLPP . 

Menteri PKP langsung menyasar kelompok sasaran yang berhak seperti para guru, tenaga kesehatan, TNI, Polri, PNS, Pegawai BUMN, Buruh, pekerja Migran, wartawan dan pekerja medis dan kelompok non fix income seperti Perdagangan Kaki Lima (PKL), driver transportasi online, hingga asisten rumah tangga (ART) dan lain sebagainya. Pola segmentasi ini dilakukan dengan cara MoU dengan semua kementerian dan lembaga terkait, dengan organisasi profesi dan dengan organisasi massa lainnya. 

Hasilnya luar biasa. Sejak 20 Oktober 2024 sampai dengan 16 Mei 2025 Tapera FLPP telah membangun 167.160 rumah subsidi. Sementara sejak 1 Januari 2025 sampai dengan 16 Mei 2025 pembangunan rumah subsidi mencapai 125.875 rumah.

Kenaikan penyerapan Tapera tahun 2025 yang cukup fantastis dan belum pernah terjadi di masa masa sebelumnya. Hal ini adalah akibat adanya segmentasi  yang diupayakan oleh Menteri PKP, yang membagi perumahan subsidi kepada segmen konsumen yang berhak atau layak menerima subsidi perumahan.

Selain itu Menteri PKP memberikan  berbagai insentif seperti pembebasan PGB, PBHTB, dan berbagai pembebasan pajak dan pungutan rumah subsidi. Mudah mudahan ini menjadi contoh bagi sektor lain agar barang subsidi seperti rumah MBR jangan lagi dipajaki atau dipungut duit macam macam.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya