Berita

Gubernur Jakarta Pramono Anung (tangkapan layar/RMOL)

Nusantara

Pramono Yakin Trayek Transjakarta Blok M-PIK 2 Bakal jadi Primadona

SABTU, 24 MEI 2025 | 01:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah meresmikan layanan Transjabodetabek rute T31 yang menghubungkan Blok M, Jakarta Selatan dengan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang pada Kamis, 22 Mei 2025. 

Pramono menjelaskan bahwa trayek ini dibuka untuk menjawab tingginya mobilitas masyarakat menuju area PIK 2. 

“Saya meyakini trayek ini akan menjadi trayek primadona karena wisatawan yang datang ke PIK 2 ini sampai bulan April mencapai 1,4 juta. Artinya orang mobilisasi keluar masuk ke PIK ini sungguh tinggi sekali,” kata Pramono.


Ia meyakini bahwa hal ini menjadi sesuatu yang baru bagi masyarakat untuk melihat masa depan bangsa  

“Ini menunjukkan potensi besar yang harus direspons dengan layanan transportasi publik yang memadai,” jelasnya.

Trayek T31 akan melintasi 24 titik pemberhentian, terdiri dari 11 halte di wilayah Jakarta dan 13 halte di wilayah Banten. Total ada 20 unit bus yang disiapkan untuk melayani rute tersebut setiap hari. Adapun untuk tarif yang diberlakukan sebesar Rp 2.000 pada pukul 05.00–07.00 WIB dan Rp 3.500 pada pukul 07.00–22.00 WIB. 

Tarif ini mengikuti skema Transjabodetabek lainnya, yakni rute Alam Sutera–Blok M dan Vida Bekasi–Cawang. Sementara itu, bagi warga Jakarta yang termasuk dalam 15 kategori penerima subsidi Transjakarta, trayek ini tetap bisa dinikmati secara gratis. 

"Untuk warga Jakarta termasuk 15 golongan, warga Jakarta, karena masih berlaku Transjakarta. Tapi nanti kalau kemudian daerah penyangganya sudah bisa kita koneksi semua, pasti saya akan memikirkan untuk menjadi Transjabodetabek," pungkas Pramono.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya