Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Gandeng Perusahaan Singapura, TGUK Siap Perluas Pasar

JUMAT, 23 MEI 2025 | 14:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Platinum Wahab Nusantara selangkah lebih dekat untuk memperkuat jaringan dan skala bisnisnya dengan rencana masuknya investor strategis dari Singapura. 

Perusahaan asal Negeri Singa tersebut dikabarkan tengah memfinalisasi proses pengambilalihan saham PT Dinasti Kreatif Indonesia, salah satu pemegang saham utama di PT Platinum Wahab Nusantara.

Langkah ini diyakini akan membuka peluang baru bagi pertumbuhan dan ekspansi PT Platinum Wahab Nusantara, khususnya dalam memperluas pasar dan memperkuat struktur permodalan. Dengan masuknya investor asing yang memiliki pengalaman global dan akses teknologi mutakhir, sinergi yang dihasilkan diharapkan mampu membawa perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi.


"Ini adalah momen penting bagi kami. Masuknya investor dari Singapura merupakan bentuk kepercayaan terhadap potensi PT Platinum Wahab Nusantara ke depan," ujar Maulana Hakim perwakilan manajemen, dalam keterangan yang dikutip Jumat 23 Mei 2025. 

"Kami menyambut baik rencana ini dan yakin kolaborasi ini akan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," sambungnya.

Akuisisi ini tidak hanya mencerminkan meningkatnya minat investor asing terhadap sektor industri nasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi strategis di kawasan Asia Tenggara.

Langkah selanjutnya akan difokuskan pada proses transisi dan sinergi operasional yang harmonis, sembari memastikan keberlanjutan dan keberhasilan visi jangka panjang perusahaan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya