Berita

Bank Indonesia/RMOL

Bisnis

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit 800 Juta Dolar AS di Kuartal I-2025

KAMIS, 22 MEI 2025 | 14:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal I-2025 tercatat defisit sebesar 800 juta Dolar AS atau setara Rp13 triliun. 

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso, mengklaim NPI pada tiga bulan pertama tahun 2025 itu masih tetap terjaga di tengah dinamika global.

"Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan I 2025 tetap terjaga, dengan defisit transaksi berjalan yang tetap rendah di tengah perlambatan ekonomi global. Selain itu, transaksi modal dan finansial juga mencatat defisit yang terkendali, sehingga NPI pada triwulan I 2025 mencatat defisit 0,8 miliar Dolar AS," katanya dalam keterangan resmi, Kamis 22 Mei 2025.


Ia merinci transaksi berjalan defisit 200 juta Dolar AS atau setara 0,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih rendah dibanding defisit pada triwulan IV 2024 sebesar 1,1 miliar Dolar AS (0,3 persen dari PDB).

Sementara transaksi modal dan finansial pada kuartal I-2025 mencatat defisit 300 juta Dolar AS. BI menilai kinerja ini tetap terkendali di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat.

"Investasi langsung tetap membukukan surplus sebagai cerminan dari persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian dan iklim investasi domestik yang tetap terjaga. Investasi portofolio juga meningkat, terutama dipengaruhi aliran masuk modal asing pada surat utang domestik," jelasnya.

Sementara itu, investasi lainnya mencatat defisit dipengaruhi oleh penurunan penarikan pinjaman pemerintah dan swasta, serta peningkatan investasi swasta pada beberapa instrumen finansial luar negeri.

Defisit neraca jasa bahkan meningkat dipengaruhi penurunan surplus jasa perjalanan (travel) sejalan dengan penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Defisit neraca pendapatan primer juga meningkat dipengaruhi oleh kenaikan pembayaran imbal hasil investasi portofolio.

Lalu surplus neraca perdagangan barang meningkat, terutama disumbang oleh kenaikan surplus neraca perdagangan nonmigas. Di sisi lain ekspor nonmigas menurun sejalan dengan perlambatan ekonomi global dan harga komoditas, bahkan impor nonmigas turun lebih dalam khususnya pada kelompok bahan baku dan penolong.

"Ke depan, BI senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat mempengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat respons bauran kebijakan yang didukung sinergi kebijakan yang erat dengan pemerintah dan otoritas terkait, guna memperkuat ketahanan sektor eksternal," kata Ramdan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya