Berita

Shinjiro Koizumi/Nikkei

Dunia

Diangkat jadi Menteri Pertanian Jepang, Shinjiro Koizumi Fokus Turunkan Harga Beras

KAMIS, 22 MEI 2025 | 09:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan Menteri Lingkungan Hidup Jepang, Shinjiro Koizumi, resmi ditunjuk sebagai Menteri Pertanian yang baru. Ia menggantikan Taku Eto, yang mundur setelah mendapat kecaman publik akibat komentarnya soal harga beras.

Setelah dilantik, Koizumi langsung menyatakan bahwa ia akan fokus menangani masalah tingginya harga beras yang sedang membebani masyarakat Jepang.

“Saya percaya situasi ini membutuhkan keputusan politik agar harga beras bisa kembali terjangkau,” kata Koizumi usai bertemu Perdana Menteri Shigeru Ishiba, Rabu sore, dikutip dari Japan Times, Kamis, 22 Mei 2025.


Sementara itu, Ishiba mengaku siap menerima kritik atas kesalahan yang dilakukan Eto.

"Saya akan menerima semua kritik," menambahkan harapan bahwa Koizumi, yang diyakini memiliki keahlian dalam kebijakan pertanian, akan membantu memenangkan kembali kepercayaan publik.

Koizumi yang kini berusia 44 tahun, sudah enam kali terpilih sebagai anggota parlemen dari Distrik ke-11 Kanagawa. Ia pertama kali terpilih pada tahun 2009 di usia 28 tahun, menggantikan ayahnya yang juga mantan Perdana Menteri, Junichiro Koizumi.

Ia pertama kali masuk kabinet pada tahun 2019 sebagai Menteri Lingkungan Hidup di bawah pemerintahan mantan Perdana Menteri Shinzo Abe, dan tetap menjabat posisi tersebut di era PM Suga Yoshihide.

Menteri sebelumnya, Taku Eto, mengundurkan diri setelah komentarnya yang dianggap tidak pantas mengenai harga beras memicu kemarahan masyarakat.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya