Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Ahmad Khozinudin:

Jokowi Setop Kecoh 270 Rakyat Indonesia dengan Urusan Ijazah

KAMIS, 22 MEI 2025 | 05:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Permintaan agar Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi menunjukkan ijazah asli Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah disuarakan sejak 2022 silam.

Demikian dikatakan Koordinator Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin dalam program "Rakyat Bersuara bertajuk Dihina Soal Ijazah, Jokowi Melawan" di sebuah stasiun televisi swasta, dikutip Kamis 22 Mei 2025.

Khozinudin mengatakan, permintaan itu disampaikannya saat menjadi kuasa hukum Bambang Tri Mulyono pada 2022.


Namun sayangnya, Bambang Tri bersama Sugi Nur Rahardja (Gus Nur) dinyatakan bersalah oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo. 

Keduanya divonis enam tahun penjara karena dianggap menyebarkan ujian kebencian soal berita bohong ijazah palsu Presiden Jokowi hingga menimbulkan keonaran.

"Saya katakan, kalau ijazah itu ada, penjarakan Bambang Tri Mulyono 100 tahun," kata Khozinudin.

Tetapi, kata Khozinudin, Jokowi tidak pernah menunjukkan ijazah aslinya hingga hari ini.

"Kasihan UGM sudah kena getahnya," kata Khozinudin.

Menurut Khozinudin, publik tidak mempercayai pengakuan Jokowi yang bilang ijazah sudah ditunjukkan kepada tim pengacaranya.

"Sekarang Jokowi meminjam otoritas Mabes Polri (soal ijazah asli), nggak percaya. Pak Jokowi ayo jujur," kata Khozinudin.

Ia meminta Jokowi berhenti mengecoh 270 juta rakyat Indonesia dengan urusan yang remeh temeh seperti ini.

"Tunjukkan saja, tak perlu Jokowi merepotkan Bareskrim, Polda Metro Jaya," pungkas  Khozinudin.





Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya