Berita

Pengamat politik Rocky Gerung/RMOL

Politik

Diungkap Rocky Gerung, Prabowo Ingin Jadi Pemimpin Sosialis Asia

RABU, 21 MEI 2025 | 16:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto ternyata pernah menyatakan keinginannya untuk menjadi pemimpin sosialis di Asia. 

Hal itu diungkap pengamat politik Rocky Gerung saat menjadi pembicara Sarasehan Aktivis Lintas Generasi bertema "Dari Demokrasi Politik Menuju Transformasi Demokrasi Ekonomi" di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu 21 Mei 2025.

"Satu waktu Prabowo mampir ke rumah saya. Dia mampir, bukan saya yang ke rumahnya," kata Rocky mengawali ceritanya.


Dalam obrolan santai tersebut, Rocky mengaku menantang Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. Apakah dirinya berani menjadi pemimpin sosialis Indonesia.

"Bahkan dia bilang, 'Saya (Prabowo) ingin jadi pemimpin sosialis Asia'," ungkap Rocky.

Akademisi yang akrab disapa RG itu berseloroh, jika pohon pinus di dekat rumahnya bisa berbicara, maka pohon itu bisa menjadi saksi ucapan Prabowo. Menurut Rocky, pernyataan itu menunjukkan bahwa Prabowo adalah pemimpin yang visioner. 

“Dia bisa mendeteksi bahwa suatu saat akan terjadi perubahan paradigma dalam cara berpikir ekonomi dunia,” ujarnya.

Rocky menyebut saat ini Indonesia sedang bergerak menuju paradigma ekonomi baru, namun tantangan terletak pada kesediaan untuk meninggalkan sistem lama. Ia juga mengkritik minimnya pemahaman tentang ekonomi sosialisme di kalangan pejabat. 

“Berapa banyak yang mengerti sosialisme dalam pengertian akademis, termasuk yang ada di kabinet? Kalau tidak ada, tugas presiden adalah mengganti mereka yang tidak paham sosialisme,” tegas Rocky.

Rocky menekankan pentingnya kepemimpinan yang memahami arah transformasi ekonomi, termasuk potensi model sosialisme yang menurutnya bisa menjadi alternatif dalam menjawab tantangan ketimpangan dan pemerataan di Indonesia.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya