Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Investor Cermati Data Ekonomi, Bursa Asia Dibuka Menguat Rabu Pagi

RABU, 21 MEI 2025 | 09:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Rabu 21 Mei 2025, saat investor mencermati data ekonomi dari berbagai negara di Asia. 

Rilis data ekspor Jepang melambat untuk bulan kedua berturut-turut, di tengah tekanan akibat tarif besar-besaran Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,26 persen, sedangkan Topix naik 0,45 persen, seperti dilaporkan CNBC


Kospi Korea Selatan menguat 0,58 persen, dan Kosdaq yang berkapitalisasi kecil diperdagangkan 0,95 persen lebih tinggi.

Indeks acuan Australia S&P/ASX 200 naik 0,43 persen.

Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada pada level 23.632, lebih rendah dari penutupan terakhir di level 23.681,48.

Bank Indonesia (BI) dijadwalkan akan merilis keputusan kebijakannya dalam waktu dekat. 

"Mengingat pertumbuhan yang lemah, Bank Indonesia mungkin harus memulai siklus pemangkasan suku bunga yang mendalam," tulis BI dalam keterangannya. 

BI telah memangkas suku bunga kebijakan pada September 2024 dan pada Januari 2025. BI kemudian mempertahankan suku bunga pada 5,75 persen sejak saat itu. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan bergerak mixed, berpeluang menguat meskipun masih terkoreksi, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan melorot 0,65 persen ke 7.094. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF  (EIDO), di New York Stocks Exchange melorot 1,07 persen menjadi 18,53.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya