Berita

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) TB Ace Hasan Syadzily di kantornya Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Mei 2025/RMOL

Politik

Ini Usul Lemhannas Tangani Anak Nakal, Bukan Dikirim ke Barak

SELASA, 20 MEI 2025 | 19:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirimkan anak nakal ke barak militer ditanggapi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) TB Ace Hasan Syadzily.

Menurut Ace, pihaknya belum memiliki kajian khusus mengenai kerja sama antara Pemprov Jabar dan TNI terkait hal tersebut.

“Kami terus terang tidak memiliki kajian khusus terkait kerja sama Pemprov Jabar dan TNI mengirim anak-anak ke barak militer,” ujar Ace saat ditemui di kantornya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Mei 2025.


Ace menekankan pentingnya menjaga kewibawaan pendidikan militer. Menurutnya, pendidikan militer bukan hanya menumbuhkan  nasionalisme dan patriotisme.

Tetapi juga menyangkut aspek akademik, kepemimpinan, dan emosional yang harus disesuaikan dengan tumbuh kembang anak.

“Jangan sampai terbangun stigma bahwa kalau anak nakal langsung dimasukkan ke barak militer,” tegasnya.

Ia menyarankan agar kebijakan tersebut dilihat dari perspektif yang komprehensif dan holistik. 

Penanganan anak dengan perilaku menyimpang, kata Ace, harus mempertimbangkan berbagai aspek dan dikaji lebih lanjut.

“Sebaiknya ada institusi yang dapat dijadikan tempat memperbaiki perilaku anak. Selain lembaga pendidikan, juga ada KPAI dan dinas perlindungan anak,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya