Berita

Situs PeduliLindungi diretas menjadi laman judi online/Net

Politik

PeduliLindungi Diretas Jadi Laman Judol, Kemenkes Angkat Suara

SELASA, 20 MEI 2025 | 15:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Media sosial tengah dihebohkan dengan temuan situs resmi PeduliLindungi diduga telah diretas dan dialihkan menjadi laman promosi judi online (judol).

Pada Senin 19 Mei 2025 halaman situs tersebut menampilkan promosi layanan judi daring dengan nama PlanetBola88, yang dikamuflasekan dalam bentuk berbagai permainan digital.

Padahal, situs PeduliLindungi sebelumnya merupakan platform resmi milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang sempat digunakan saat pandemi Covid-19. Situs ini berfungsi sebagai pelacakan penyebaran virus, pendaftaran vaksinasi, hingga memantau kesehatan masyarakat.


Menanggapi kabar peretasan ini, Kemenkes menegaskan bahwa situs PeduliLindungi sudah tidak lagi berada di bawah kewenangannya sejak bertransformasi menjadi Satu Sehat pada tahun 2023, yang tersedia dalam versi website dan aplikasi mobile untuk Android maupun iOS. 

"Jadi, SatuSehat sejak berubah dari PL (PeduliLindungi) per Maret 2023, otomatis pengelolaan, termasuk urusan keamanan, seluruhnya berikut website, juga tidak di Kemenkes lagi, dan dikelola oleh pihak lain," jelas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 20 Mei 2025.

Aji menyebut, saat ini pengelolaan situs tersebut telah diserahkan kepada pihak Telkom. Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap situs yang mengatasnamakan PeduliLindungi dan meminta data pribadi.

"Kami meminta masyarakat waspada akan situs yang bernama PeduliLindungi yang meminta data, karena saat ini Kemenkes mengelola SatuSehat, bukan lagi PeduliLindungi," tegas Aji.

Namun, berdasarkan pantauan RMOL, situs tersebut telah kembali normal sejak Selasa siang.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya