Berita

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, TB Ace Hasan Syadzily di kantornya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 20 Mei 2025/RMOL

Politik

Gubernur Lemhannas: Pendidikan Militer Bukan untuk Anak Nakal

SELASA, 20 MEI 2025 | 14:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirim anak-anak dengan perilaku nakal ke barak militer ditanggapi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, TB Ace Hasan Syadzily.

“Kami berpandangan bahwa pendidikan terhadap anak tentu harus sesuai proses perkembangan pertumbuhan anak. Pendidikan itu harus mempertimbangkan aspek emosional, intelektual, dan spiritual dari anak tersebut,” kata Ace saat jumpa pers di kantornya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 20 Mei 2025.

Ia menegaskan bahwa karakter anak dibentuk oleh lingkungan sosial, keluarga, serta pola pengasuhan. Oleh karena itu, penanganan terhadap anak yang bermasalah tidak bisa hanya dilakukan dari aspek fisik semata.


“Harus dilihat penanganan hulu dan hilir. Anak-anak terbentuk karakternya dari proses pendidikan baik sekolah, keluarga, maupun sosial,” ujarnya.

Ace menambahkan, tidak semua permasalahan anak bisa diselesaikan melalui pendekatan militer. Ia menekankan bahwa pendidikan militer bukan ditujukan untuk anak-anak dengan masalah perilaku.

“Pendidikan militer bukan untuk anak-anak nakal. Pendidikan militer diikuti orang-orang terpilih dan terbaik,” tegasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya