Berita

Mobil komando aksi ojol di Gerbang Monumen Nasional (Monas) bagian barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Mei 2025/RMOL

Politik

Aksi Ojol Jakarta Keluarkan Empat Butir Tuntutan

SELASA, 20 MEI 2025 | 13:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi unjuk rasa ratusan ojek online (ojol) di Jakarta, menyampaikan empat tuntutannya kepada pemerintah. 

Terutama terkait perbaikan kesejahteraan para pengemudi yang menjadi mitra aplikator.

Salah seorang orator di atas mobil komando menyampaikan tuntutan inti, di atas mobil komando yang terparkir di Gerbang Monumen Nasional (Monas) bagian barat, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Mei 2025.


"Ojol harus sejahtera. Kami dari berbagai daerah berkumpul menyuarakan empat suara, yaitu kenaikan tarif yang sudah tiga tahun tidak naik," ujar orator.

Dia menegaskan, pemerintah sebagai pemangku kebijakan yang dipilih oleh rakyat, seharusnya memperhatikan pengembangan kesejahteraan masyarakat, termasuk ojol.

"Kemenhub tidak melakukan perbaikan regulasi. Akhirnya kami turun lagi ke jalan, berorasi," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, orator memastikan aksi akan terus dilakukan untuk menuntut kesejahteraan para ojol di seluruh Indonesia.

"Kita tunjukkan kekuatan ojol. Saya tidak dapat THR, tapi saya bangga memperjuangkan teman-teman semua," ucapnya.

"Bahwa dengan persatuan, dengan pergerakan bisa terjadi. Kalau ojol bersatu, kita bisa melakukan perubahan," demikian orator menambahkan. 

Berikut ini bunyi empat tuntutan aksi ojol di Jakarta hari ini:

1. Kenaikan tarif antar penumpang roda dua
2. Kehadiran regulasi makanan dan barang roda dua
3. Ketentuan tarif bersih roda empat
4. Kehadiran UU Transportasi Online Indonesia.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya