Berita

Soeharto dan Ali Sadikin/Net

Politik

Ketimbang Soeharto, Ali Sadikin Lebih Layak Jadi Pahlawan Nasional

SELASA, 20 MEI 2025 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wacana pengangkatan Presiden ke-2 Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional kembali mencuat. Isu ini pun memantik beragam reaksi dari berbagai pihak.

Salah satu tanggapan datang dari Goenawan Mohamad, budayawan dan pendiri Majalah Tempo, yang secara tegas mengusulkan nama lain yang dinilainya lebih layak menyandang gelar tersebut yakni Ali Sadikin.

Lewat akun X miliknya, Goenawan menyebut bahwa Ali Sadikin, mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1966-1977, telah memberikan kontribusi besar dan nyata bagi pembangunan ibu kota.


Ia menilai sosok yang akrab disapa Bang Ali itu berhasil mentransformasi Jakarta dari kota yang miskin fasilitas menjadi kota yang bersemangat memperbaiki diri.

"Bang Ali praktis mengubah Jakarta jadi kota yang bersemangat memperbaiki diri, dari kota yang tak punya bis kota, lampu lalu lintas, gedung olahraga, fasilitas kesenian modern dan lain-lainnya," katanya dikutip Selasa 20 Mei 2025.

Lebih lanjut, sosok yang akrab disapa GM itu menekankan bahwa Ali Sadikin adalah pemimpin yang berwibawa, manajer yang efektif, dan figur inovatif.

"Pemimpin yang inovatif ini tak cemar oleh korupsi dan pelanggaran hak asasi," tegasnya.

Dua isu yang disebut GM kerap membayangi rekam jejak Soeharto. Maka Dia mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam memberikan gelar pahlawan nasional tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya