Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama Budi Arie Setiadi/Ist

Politik

Langkah Prabowo Sikat Budi Arie Perkuat Kepercayaan Investor

SENIN, 19 MEI 2025 | 14:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto harus bersikap tegas dalam menyikapi dugaan kasus judi online yang menyeret nama Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi. 

Budi Arie disebut-sebut menerima jatah 50 persen dari situs yang tidak diblokir saat ia menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika.

Rocky menilai, kasus ini menjadi ujian awal bagi pemerintahan Prabowo untuk membuktikan keseriusan dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi tanpa kompromi.


“Penyelesaian kasus seperti ini juga ukuran bagi investor luar negeri untuk percaya bahwa sistem hukum kita masih bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan," kata Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Senin, 19 Mei 2025.

Menurut Rocky, salah satu tantangan terbesar dalam penegakan hukum di Indonesia selama ini adalah praktik tukar-tambah politik, di mana kasus hukum kerap dijadikan alat tawar-menawar kekuasaan. 

"Itu kebiasaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menunggu kasus untuk dijadikan sandera demi tukar tambah politik," sindir Rocky Gerung.

Akademisi yang dikenal kritis ini menegaskan bahwa Presiden Prabowo harus keluar dari pola itu dan menunjukkan pendekatan hukum yang adil, transparan, serta tidak terjebak pada kompromi politik. 

RG akrab disapa, meminta agar siapa pun, termasuk pejabat yang berada di lingkar kekuasaan, tidak diberi perlindungan bila tersangkut persoalan hukum.

“Saya kira Presiden Prabowo mesti mulai menerangkan dengan lebih cermat bahwa pemberantasan korupsi semata-mata demi penegakan hukum dan jaminan supaya distribusi kekayaan itu tidak dimonopoli oleh segelintir elite apalagi yang memperoleh kekayaan secara ilegal melalui korupsi," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya