Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra di Government House, Bangkok pada Senin, 19 Mei 2025/Ist

Dunia

Thailand Setuju Jadi Tuan Rumah Joint Trade Commission Pertama dengan Indonesia

SENIN, 19 MEI 2025 | 14:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Thailand menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah pertemuan Joint Trade Commission (JTC) pertama dengan Indonesia pada tahun ini, sebagai bagian dari komitmen memperkuat kerja sama ekonomi bilateral antara kedua negara.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra, saat menerima kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Government House, Bangkok, Senin, 19 Mei 2025. 

Paetongtarn menjelaskan bahwa pada tahun 2024 volume perdagangan bilateral mencapai 18 miliar dolar AS. Menurutnya masih banyak peluang ekonomi yang bisa mereka jajaki sehingga Thailand bersedia menjadi tuan ruam JTC pertama. 


"Oleh karena itu, Thailand siap menjadi tuan rumah dari First Joint Trade Commission pada tahun ini untuk membahas cara-cara mencapai tujuan tersebut," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Presiden RI menegaskan pentingnya memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara kedua negara di sektor strategis seperti standarisasi industri halal dan ekonomi digital di bidang fintech, e-commerce, dan infrastruktur. 

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama antar-lembaga investasi, termasuk kerja sama antara lembaga investasi Thailand dan Danantara, lembaga pengelola investasi Indonesia.

"Dalam kerja sama ekonomi, Indonesia dan Thailand menegaskan untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi. Kami telah mencapai perdagangan bilateral sampai dengan 18 miliar dolar AS, tapi kami tentunya ingin meningkatkan lagi ini," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya