Berita

Warga menikmati Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada malam hari/Ist

Nusantara

Ali Lubis:

Taman Buka 24 Jam Rawan Begal hingga Asusila

SENIN, 19 MEI 2025 | 06:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka taman selama 24 jam terlalu berisiko karena belum didukung oleh kesiapan keamanan serta pengawasan memadai.

“Pembukaan taman kota hingga malam hari saya dukung karena memberikan alternatif hiburan murah untuk warga, terutama pada malam hari. Tapi jika dibuka penuh selama 24 jam, saya kira itu kurang tepat,” kata Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Ali Lubis dalam keterangannya, Senin 19 Mei 2025.

Ali menilai, taman kota yang beroperasi tanpa batas waktu rentan disalahgunakan, terutama pada waktu dini hari, seperti potensi meningkatnya tindak kriminal begal, perampokan, hingga tawuran geng motor.


“Di atas jam 12 malam tentu akan sangat rawan, khususnya bagi perempuan dan anak-anak. Jangan sampai taman kota justru berubah menjadi tempat yang tidak aman,” kata Ali.

Selain potensi kejahatan, Ali juga mengingatkan bahwa taman kota yang tidak dibatasi operasionalnya berpotensi menjadi lokasi perilaku menyimpang, seperti pacaran yang menjurus ke perbuatan asusila, konsumsi alkohol di ruang publik, hingga kerumunan yang tidak terkontrol.

Ia meminta Pemprov DKI Jakarta tidak hanya fokus pada kebijakan populis, tetapi juga memikirkan aspek keamanan dan moral warga. 

“Harus ada kesiapan maksimal. CCTV, petugas kebersihan, dan fasilitas umum lain harus tersedia. Jangan sampai warga jadi korban karena kebijakan yang tidak dikaji matang,” kata Ali.

Untuk menjamin keamanan, Ali mendorong adanya kerja sama yang erat antara Pemprov DKI Jakarta dan kepolisian, terutama dalam pelaksanaan patroli rutin di sekitar taman-taman yang dibuka hingga malam hari.

Teecatat ada lima taman di Jakarta resmi beroperasi 24 jam, yakni Taman Menteng dan Taman Lapangan Banteng di Jakarta Pusat, serta Taman Langsat, Taman Ayodia, dan Taman Literasi Martha Tiahahu di Jakarta Selatan.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya