Berita

Wakil Ketua Umum Projo, Freddy Alex Damanik/Repro

Politik

Waketum Projo Bilang Ijazah Jokowi Palsu

SENIN, 19 MEI 2025 | 02:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Ketua Umum Projo, Freddy Alex Damanik secara mengejutkan mengatakan bahwa ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah palsu.

Pernyataan Freddy Alex Damanik ini disampaikan di program Dua Arah episode ‘Makin Liar, Wewenang Siapa Buktikan Ijazah Jokowi’? di KompasTV yang dikutip Senin 19 Mei 2025.

"Pak Jokowi tidak mengkhawatirkan masalah ijazah palsu ini. Makanya dia buat laporan polisi, karena dia memang punya ijazah palsu. Dan itulah bukti yang paling hakiki yang dipunyai Pak Jokowi," kata Freddy Alex Damanik.


Dalam program televisi tersebut, Freddy Alex Damanik terlihat berdebat panas dengan mantan Menpora Roy Suryo yang menjadi salah satu terlapor terkait dugaan ijazah palsu Jokowi.

Pernyataan Freddy Alex Damanik bahwa ijazah Jokowi palsu ramai dikomentari warganet.

Pemilik akun @rever1*** menilai, keceplosannya Freddy Alex Damanik merupakan takdir dari Sang Maha Pencipta.

Menurutnya, hal ini dimulai dari Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Prof. Wening Udasmoro saat konferensi pers di UGM, Yogyakarta, pada Selasa 15 April 2025.

Dalam video yang viral, Prof Wening diduga keseleo lidah saat menyebutkan bahwa Jokowi merupakan lulusan Fakultas Kedokteran UGM.

Kedua, Jokowi melapor soal tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2025 di loket kehilangan. 

"3. Statement jujur pak kasmudjo..4. Sekarang statement projo sendiri..," kata @rever1***

"Ingat anda bisa berbohong berdalih tapi ketika Tuhan YME sudah muak dengan anda satu persatu bakalan dilucuti.. Lidah pun bisa jadi perantara dan mencari kebenarannya sendiri...," sambungnya.

"8:33 Kebenaran yang tersembunyi namun pada akhirnya mau berkata jujur. Salut kejujuran waketum projo , ini bisa membantu hakim, Bareskrim Polri dan para pihak terkait," tulis @qyta6***.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya