Berita

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin/Ist

Politik

Menkes Budi Gunadi Menghina TNI-Polri hingga Rakyat Miskin

SENIN, 19 MEI 2025 | 00:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin layak dicopot karena telah menginjak-injak TNI-Polri lewat pernyataannya soal hubungan gaji dengan kesehatan dan kepintaran.

Hal itu disampaikan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, merespons pernyataan Menkes Budi yang mengatakan bahwa orang yang tidak sehat dan pintar pasti bergaji Rp5 juta per bulan.

"Saya kira sangat layak Menkes dicopot karena membuat gaduh jagat raya," kata Saiful kepada RMOL, Minggu 18 Mei 2025.


Yang pertama, kata Saiful, Menkes Budi membuat gaduh soal ukuran celana, kemudian kembali membuat gaduh soal kriteria gaji orang pintar dan sehat.

"Jika Menkes menyinggung rakyat miskin maka secara tidak langsung juga ia menyinggung perasaan dan kinerja Presiden. Tidak sampai di situ, Menkes juga secara lansung menyinggung gaji TNI/Polri/ASN bahkan karyawan yang gajinya tidak sampai Rp15 juta," kata Saiful.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, rakyat dipastikan sedih jika Menkes Budi seperti meledek masyarakat miskin yang pendapatannya tidak sampai Rp15 juta.

"Hal tersebut sangat tidak layak disampaikan oleh seorang menteri, karena seperti yang kita ketahui Presiden Prabowo sedang berusaha keras untuk mengurangi masyarakat miskin di Indonesia," kata Saiful.

Jika Menkes Budi ternyata menyudutkan masyarakat miskin kata Saiful, maka sangat bertentangan dengan semangat Presiden Prabowo Subianto yang sangat gencar untuk menuntaskan masyarakat miskin di Indonesia.

"Kegaduhan yang dilakukan oleh Menkes menurut saya sudah tidak bisa ditolerir," kata Saiful.

Kata Saiful, Presiden Prabowo harus bertindak tegas dalam masalah Menkes Budi ini.

"Rakyat sedih dengan pernyataan Menkes, rakyat kecil dan bahkan PNS/ASN bawahan merasa tersinggung dengan pernyataan Menkes, Presiden harus mengambil langkah tegas dengan melakukan reshuffle terhadap Menkes Budi," pungkas Saiful.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya