Berita

Orang-orang membersihkan puing-puing setelah tornado di London, Kentucky, pada 17 Mei 2025/Net

Dunia

Tornado Dahsyat Hantam Kentucky dan Missouri, 25 Tewas

MINGGU, 18 MEI 2025 | 15:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sedikitnya 25 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka setelah serangkaian tornado hebat menghantam sebagian wilayah Kentucky dan Missouri pada Sabtu waktu setempat, 17 Mei 2025.

Bencana angin puting beliung tersebut juga merusak ribuan bangunan dan menyebabkan ratusan ribu rumah tanpa aliran listrik.

Di negara bagian Kentucky, pejabat melaporkan 18 korban jiwa, sebagian besar berada di Laurel County, bagian tenggara negara bagian tersebut.


Sheriff Laurel County John Root mengatakan pihak berwenang masih terus melakukan pencarian di antara reruntuhan bangunan.

"Pencarian korban selamat di daerah yang rusak terus berlanjut. Kami berharap bisa menemukan lebih banyak korban yang selamat," ujar Sheriff Root dalam unggahan di media sosial, seperti dimuat BBC.

Sementara itu, di negara bagian Missouri, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia, termasuk lima korban di kota St. Louis.

Menurut laporan pejabat setempat, lebih dari 5.000 bangunan mengalami kerusakan, banyak di antaranya kehilangan atap dan terputus dari jaringan listrik.

Gambar dari lokasi menunjukkan bangunan-bangunan yang hancur, termasuk Gereja Kristen Centennial yang sebagian runtuh.

Departemen Pemadam Kebakaran St. Louis menyatakan tiga orang harus diselamatkan dari reruntuhan gereja tersebut, namun satu di antaranya tidak berhasil diselamatkan.

Wali kota St. Louis, Cara Spencer, mengatakan bahwa setidaknya 38 orang mengalami luka-luka di wilayahnya, mayoritas akibat bangunan yang ambruk dan pohon tumbang.

"Kehilangan nyawa dan kerusakan yang terjadi sungguh, sungguh mengerikan. Kami akan memiliki banyak pekerjaan dalam beberapa hari ke depan. Tetapi malam ini, kami fokus menyelamatkan nyawa dan menjaga keselamatan warga serta memungkinkan mereka untuk berduka," kata Wali Kota Spencer.

Sebagai tindakan pencegahan, jam malam diberlakukan dari pukul 21.00 hingga 06.00 di dua wilayah yang paling terdampak untuk mencegah cedera lanjutan dan potensi penjarahan.

Sekitar 140.000 properti di Missouri dan Kentucky sempat terputus dari aliran listrik pada Sabtu sore. Pemadam kebakaran dan tim SAR masih menyisir rumah demi rumah, terutama di area terdampak parah di St. Louis.

Menurut Layanan Cuaca Nasional AS, tornado pertama mendarat di Missouri sekitar pukul 14.30 waktu setempat, melintasi wilayah barat St. Louis dekat Forest Park. Cuaca ekstrem ini juga berdampak ke negara bagian tetangga, Illinois, dan diperkirakan akan berlanjut hingga ke wilayah timur AS.

Meskipun tornado umumnya terjadi pada bulan Mei dan Juni, kawasan seperti Kentucky dan Missouri yang berada di "Tornado Alley" sering kali mengalami badai serupa sepanjang tahun. Sejak tahun 2000, Kentucky rata-rata mencatat lima tornado setiap bulan Mei, sedangkan Missouri mengalami hingga 16 tornado.

Pejabat masih memperkirakan jumlah korban akan terus bertambah seiring dengan berlangsungnya pencarian dan proses evakuasi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya