Berita

Paus Leo XIV tiba di Vatikan untuk pelantikannya sebagai Paus baru pada Minggu, 18 Mei 2025/Net

Global

Pelantikan Paus Baru: 250 Ribu Umat Katolik dan Pemimpin Dunia Padati Vatikan

MINGGU, 18 MEI 2025 | 14:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekitar 250 ribu peziarah dan sejumlah pemimpin dunia berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu pagi, 18 Mei 2025 untuk menyaksikan pelantikan resmi Paus Leo XIV, paus pertama asal Amerika Serikat dalam sejarah Gereja Katolik Roma.

Misa pelantikan dimulai pukul 10 pagi waktu setempat dan menandai dimulainya kepausan Kardinal Robert Prevost, 69 tahun, yang terpilih sebagai paus awal bulan ini menggantikan mendiang Paus Fransiskus. 

Prosesi penuh simbolisme ini mencakup pemberian dua lambang utama kepausan: cincin nelayan dan pallium wol domba.


“Tahta Suci bersedia membantu musuh bertemu, sehingga mereka dapat saling menatap mata dan agar orang-orang dapat diberikan kembali martabat yang layak mereka dapatkan: martabat perdamaian,” tulis Paus Leo XIV dalam salah satu unggahan pertamanya di X, seperti dimuat The Guardian. 

“Dengan sepenuh hati, saya katakan kepada para pemimpin negara: mari kita bertemu; mari kita berdialog; mari kita berunding!" tambahnya. 

Prosesi dimulai dengan kedatangan Paus Leo di Lapangan Santo Petrus dengan mobil paus, menyapa umat yang memadati lapangan.

Ia kemudian masuk ke dalam Basilika Santo Petrus untuk menerima cincin nelayan, simbol awal dan akhir masa kepausa, dan pallium, tanda peran pastoralnya sebagai gembala umat.

Upacara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dunia, termasuk Wakil Presiden AS JD Vance, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Israel Isaac Herzog, Presiden Argentina Javier Milei, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, dan Pangeran Edward dari Inggris.

Kehadiran JD Vance menimbulkan perhatian tersendiri mengingat sejarah interaksi sebelumnya dengan Paus Leo, yang sebelum terpilih sempat mengkritik kebijakan imigrasi pemerintahan Donald Trump dan juga pernyataan Vance dalam wawancara media. 

Di media sosial, kritik Paus Leo menuai respons keras dari kelompok konservatif AS. Aktivis Laura Loomer bahkan menyebutnya sebagai “anti-Trump, anti-MAGA, pro-Perbatasan terbuka, dan seorang Marxis total seperti Paus Fransiskus.

Meskipun begitu, Vatikan menegaskan bahwa Paus Leo akan tetap aktif di media sosial, meneruskan warisan digital yang dibangun oleh pendahulunya. Akun resmi @Pontifex di X kini memiliki lebih dari 52 juta pengikut dalam sembilan bahasa.

Dengan pelantikannya, Paus Leo XIV menghadapi tantangan besar di tengah dunia yang terpolarisasi, tetapi ia telah mengirim pesan jelas: kepemimpinannya akan didorong oleh semangat dialog, rekonsiliasi, dan martabat kemanusiaan.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya