Berita

Ilustrasi/Ist

Politik

Bukan Suruh TNI Jaga Kantor

Jaksa Nakal Sebaiknya Dikirim ke Barak Militer

MINGGU, 18 MEI 2025 | 13:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Personel TNI diperintahkan untuk menjaga kantor kejaksaan tinggi dan negeri di seluruh Indonesia. Hal itu dimaksudkan menjaga para jaksa dari berbagai ancaman terkait pengusutan kasus.

Namun di lain sisi, munculnya jual beli kasus jega kerap terjadi disebabkan dari ulah jaksa nakal. 

Menyikapi itu, Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi meminta agar para jaksa nakal bisa dikirim ke barak militer untuk dibina. Dengan begitu, maka tidak perlu TNI menjaga kantor kejaksaan.


"Banyak Jaksa yang nakal yang harus dibina. Daripada TNI jaga (kantor) Kejaksaan, lebih baik jaksa nakal yang dikirim ke barak untuk pembinaan kebangsaan," kata Muslim kepada RMOL, Minggu, 18 Mei 2025.

Pasalnya, lanjut dia, setelah dari barak militer, jaksa diharapkan bakal lebih baik dan tidak melakukan dagang aturan hukum lagi.

"Dan kalau boleh para Jaksa dan calon Jaksa mesti diberi pendidikan dan kedisiplinan ala militer biar ada jiwa korsanya saat bertugas," pungkas Muslim. 

Saat ini muncul wacana pengiriman anak nakal ke barak militer sesuai usulan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Hal itu sebaiknya juga berlaku untuk para jaksa nakal.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya