Berita

Presiden ke-2 RI Soeharto/ist

Politik

Ubedilah Badrun:

Soeharto Cukup Menjadi Teks Sejarah

MINGGU, 18 MEI 2025 | 09:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan dijadikan sebagai Pahlawan Nasional, Presiden ke-2 RI Soeharto cukup dijadikan sebagai ‘teks sejarah’ yang bebas dibaca warga secara lebih merdeka untuk dijadikan pelajaran berharga bagi generasi kini dan mendatang.

Hal itu disampaikan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun merespons adanya usulan agar Soeharto dijadikan sebagai Pahlawan Nasional.

"Para mantan presiden tidak perlu jadi pahlawan. Cukup Soekarno saja sebagai Proklamator," kata Ubedilah kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 18 Mei 2025.


Apalagi, lanjut dia, Soeharto memiliki kontroversial terlalu dalam, sehingga tidak perlu diformalkan menjadi pahlawan. Begitu juga berlaku kepada para presiden sesudahnya, tidak perlu dinormalisasi jadi Pahlawan biarkan rakyat menilainya secara objektif dan merdeka.

"Jadikan Soeharto sebagai 'teks sejarah' yang bebas dibaca oleh warga negara secara lebih merdeka untuk dijadikan pelajaran berharga bagi generasi kini dan mendatang," pungkas Ubedilah.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya