Berita

Presiden RI, Prabowo Subianto/Istimewa

Politik

Swasembada Bukan Mimpi, Prabowo Bangga Produksi Beras RI Tertinggi Sepanjang Sejarah

MINGGU, 18 MEI 2025 | 01:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah kabar membanggakan terkait capaian sektor pangan nasional disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di Kongres IV organisasi sayap Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (Tidar).

Prabowo mengatakan, langkah Indonesia menuju swasembada bukan lagi sekadar mimpi. Sebab, produksi beras dan jagung Indonesia saat ini berada di titik tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

"Dengan waktu yang singkat, kita buktikan kita sudah menuju ke arah swasembada pangan. Di luar dugaan kita, produksi beras dan jagung kita tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia," ujar Prabowo di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu 17 Mei 2025.


Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa cadangan beras pemerintah saat ini juga mencapai level tertinggi sepanjang sejarah. Ini menunjukkan keberhasilan dari kebijakan yang dijalankan untuk ketahanan pangan nasional. 

Peningkatan produksi tidak hanya terjadi secara umum, tetapi juga signifikan di beberapa daerah dengan kenaikan produksi rata-rata 10 persen. Bahkan di Sumatera Selatan mencatatkan peningkatan produksi hingga 25 persen.

"Rawa kita ubah menjadi sawah-sawah. Tanah-tanah kita akan buat menjadi tanah-tanah yang subur," tegasnya.

Pidato Prabowo yang disampaikan di hadapan para kader muda Tidar itu juga mengandung pesan penting tentang harapan dan masa depan bangsa. Menurutnya, meskipun Indonesia menghadapi banyak tantangan, potensi bangsa ini sangat besar. 

Asalkan tetap dijaga oleh pemerintahan yang bersih dan pemimpin yang berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945.

Prabowo juga menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan rakyat, salah satunya dengan menurunkan angka kemiskinan. 

"Kita akan mengurangi kemiskinan, dan kita akan menghilangkan kelaparan dari Republik Indonesia," tutup Prabowo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya