Berita

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto/Ist

Nusantara

Warga Tuntut Pramono Anung Tutup Bar di Jagakarsa

JUMAT, 16 MEI 2025 | 23:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didesak menutup Helen's Club atau Helen's Night Mart, sebuah tempat hiburan malam yang beroperasi di kawasan Hotel Kartika One, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

Desakan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto dalam rapat bersama mitra kerja setelah menerima aduan resmi dari warga.

“Saya dapat surat cinta dari warga. Mereka mengadukan Helen’s Club di Jagakarsa. Kalau PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) tidak bisa membendung soal izin, setidaknya pengawasan itu ada di tangan PTSP,” kata Wahyu dalam akun Instagram pribadinya, dikutip Jumat 16 Mei 2025.


Perizinan tempat hiburan malam itu menjadi sorotan dalam rapat kerja Komisi B DPRD DKI Jakarta dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). 

Wahyu menegaskan bahwa pengawasan terhadap aktivitas usaha di wilayah permukiman harus menjadi perhatian serius pemerintah. 

Ia menyebut, aduan yang disampaikan masyarakat berasal dari warga RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, sebuah kawasan yang didominasi warga beragama Islam dan menjunjung tinggi nilai-nilai religius serta tradisi Betawi.

“Warganya ini bukan satu dua orang, tapi 13 RT. Jadi ini bukan sekadar keluhan kecil,” kata Wahyu.

Wahyu meminta Pemprov DKI melalui dinas terkait untuk bertindak cepat dan tegas terhadap pengusaha yang membandel. Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan sebagai celah munculnya polemik semacam ini.

“Kalau kami saja mau nebang pohon harus izin PTSP, masa bar bisa buka tanpa izin? Ini soal komitmen pengawasan,” kata kader Gerindra ini.

Penolakan terhadap Helen’s Club menguat setelah beredarnya surat pernyataan sikap dari warga RW 02. Dalam surat tersebut, warga menolak keras kehadiran tempat hiburan malam tersebut dengan alasan tidak sesuai dengan norma agama, sosial, dan budaya setempat. 

Mereka menilai keberadaan bar berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif seperti peredaran minuman keras, narkoba, pergaulan bebas, hingga prostitusi terselubung.

“Kami sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi norma dan tradisi keberagamaan, menyatakan menolak keberadaan Helen’s Night Mart di wilayah kami,” tulis perwakilan warga dalam surat yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Sebelumnya, Camat Jagakarsa, Santoso, menyatakan bahwa bar tersebut belum mengantongi izin operasional dari Pemkot Jakarta Selatan.

“Izin operasional belum ada. Kami sudah minta mereka agar taat aturan dan tidak membuka usaha sebelum izin lengkap,” kata Santoso kepada wartawan, Rabu 30 April 2025.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya