Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi bersama Kaesang Pangarep/Ist

Politik

Ibarat Baju, PSI Kesempitan Buat Jokowi

JUMAT, 16 MEI 2025 | 17:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kabar Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi akan menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin menguat.

Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai popularitas dan elektabilitas mantan presiden dua periode itu memang tak terbantahkan.

Namun Analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu merasa PSI terlalu kecil untuk menjadi rumah bagi tokoh nasional seperti Jokowi.


"Ini ukuran bajunya terlampau sempit, kalau diibaratkan begitu," kata Adi lewat kanal YouTube miliknya, Jumat 16 Mei 2025.

Dengan sejarah politik yang panjang dan penuh kemenangan, Jokowi dinilai lebih pantas memimpin partai besar, bukan partai kecil yang elektoralnya masih terbatas. PSI sendiri, sejak berdiri, belum berhasil lolos parlemen Senayan.

"Sekelas Jokowi harusnya menjadi ketua umum partai besar yang saya kira harus dihitung bagaimana riwayat Jokowi yang cukup panjang," jelasnya.

Meski begitu, bukan berarti peluang Jokowi untuk masuk ke PSI tertutup sepenuhnya.

Adi justru melihat kemungkinan peran Jokowi dalam posisi strategis lain yang tak kalah berpengaruh, seperti Ketua Dewan Pembina, Dewan Penasehat, atau bahkan Majelis Tinggi Partai.

“Posisi itu mampu sebagai yang cukup determinan dan mampu mendeteksi bagaimana arah kebijakan PSI di masa yang akan datang," pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya