Berita

Panen perdana di Kampung Wanam, Papua Selatan, Jumat 16 Mei 2025/Ist

Nusantara

Habis Gelap Terbitlah Terang, Tanah Wanam Panen Perdana Lumbung Pangan

JUMAT, 16 MEI 2025 | 15:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Momen bersejarah terjadi di Kampung Wanam, Papua Selatan, Jumat 16 Mei 2025, saat panen perdana padi di lahan cetak sawah demplot dilangsungkan.

Dipimpin langsung oleh Kepala Kampung Wanam  Petrus Kahol sebagai inspektur upacara, panen ini sekaligus menepis anggapan bahwa lahan Wanam tidak cocok untuk pertanian.

Justru sebaliknya, hasil mencapai 2,5-2,8 ton per hektar, meskipun baru menggunakan metode tanam sederhana (hambur) tanpa teknologi modern.


"Panen perdana lumbung pangan Wanam seperti peribahasa habis gelap terbitlah terang. Kita buktikan bahwa Wanam sangat cocok untuk pertanian, terutama padi," ujar Petrus.

Senada, Kepala Satgas Ketahanan Pangan Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menuturkan berdasarkan hasil survei tanah dan air, wilayah Wanam sangat cocok untuk pertanian.

Padi yang ditanam sebulan lalu menggunakan varietas Inpara, varietas khusus padi rawa telah menunjukkan pertumbuhan optimal, meski dirawat tanpa pupuk, pestisida, atau teknologi berat.

“Masyarakat Wanam dulunya berburu, sekarang kita edukasi pelan-pelan agar beralih ke bertani. Kita mulai dari yang paling sederhana agar mereka tidak kesulitan menerima ilmu baru,” jelasnya.

Acara panen perdana berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan panen ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Wanam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) di bidang ketahanan pangan.

"Hal, ini menegaskan potensi besar lahan Wanam sebagai lumbung padi baru di tanah Papua," pungkasnya.

Adapun pejabat yang hadir antara lain Haji Dillah, perwakilan PT Jhonlin Group; Willy, Direktur Operasi PT Jhonlin Wanam; serta Kapten Inf. Latupono, Danramil Wanam; dan Kapolsek Wanam Letda Mar. Yuni.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya