Berita

Presiden RI Prabowo Subianto/Repro

Politik

Prabowo Resmikan Proyek Lapangan Minyak Forel dan Terubuk

JUMAT, 16 MEI 2025 | 14:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan produksi perdana proyek lapangan minyak Forel dan Terubuk di Wilayah Kerja (WK) South Natuna Sea Block B, Kepulauan Riau secara virtual pada Jumat, 16 Mei 2025. 

Berdasarkan pantauan RMOL di siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden RI, tampak Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Kabinet Letkol Teddy, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan PLH Dirjen Migas Tri Winarno mengikuti upacara peresmian lapangan minyak Natuna secara virtual dari ruang Kredensial Istana Merdeka, Jakarta. 

Sementara di lokasi peresmian, terlihat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia didampingi Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto, Direktur Utama PT Medco E&P Indonesia Ronald Gunawan, dan Direktur Medco Daya Abadi Lestari Benny Setiawan mengenakan pakaian proyek lengkap. 


Bahlil melaporkan bahwa upacara peresmian digelar di lokasi proyek yang berjarak 60 mil dari daratan laut. Ia menyebut proyek lifting minyak itu yang terjauh di Indonesia.

Dikatakan bahwa total investasi kurang lebih sekitar 600 juta dolar AS dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan kurang lebih sekitar 2300 orang pada masa konstruksi. 
Bahlil mengapresiasi proyek lapangan minyak Natuna tersebut karena secara keseluruhan dikelola oleh rakyat Indonesia. Mulai dari perusahaan, pekerja, hingga kapal buatan Indonesia. 

"Proyek ini mempunyai nilai strategis karena yang punya adalah anak kandung daripada Republik Indonesia, pekerjanya juga semua anak-anak negara Republik Indonesia, termasuk kapal FPSO-nya pertama juga adalah buatan 100 persen TKDN Indonesia. Jadi semuanya adalah anak-anak dari Republik," paparnya. 

Sementara itu, dalam sambutannya Prabowo menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan pembangunan dua proyek minyak di Laut Natuna.

"Saya juga menyampaikan betapa bangganya kami pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia atas prestasi yang membanggakan ini yaitu peresmian dua proyek ini yang merupakan peresmian pertama di bidang lifting Migas pada masa pemerintahan baru yang saya pimpin," ujarnya. 

Menurut Prabowo, kedua proyek ini menjadi tonggak penting tonggak bersejarah dan upaya kita bersama untuk mencapai swasembada energi nasional. 

"Mencapai swasembada energi nasional adalah sangat penting vital bagi Kemerdekaan bangsa kita," tegas Prabowo. 

Menutup pidatonya, Prabowo meresmikan proyek lapangan minyak Forel dan Terubuk di Wilayah Kerja (WK) dengan mengucapkan basmalah. 

"Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim pada siang hari ini, hari Jumat 16 Mei 2025, Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia meresmikan produksi perdana lapangan minyak Forel dan Terubuk. Terima kasih selamat berjuang, sekali lagi merdeka!!!," kata dia.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya